menjadi abadi

siapa yang sudi berperang untuk mati?

siapa yang rela hidup bukan untuk dirinya?

siapa yang bisa menerima bahwa dirinya ada untuk memenuhi keinginan yang bahkan ia tidak sedikit pun berandil menentukannya.

Tapi, nyatanya hidup yang sesungguhnya barulah dimulai ketika menjadi jelas dalam diri kita bahwa kebermaknaan tertinggi diri ini ada pada suatu alasan yang menggerakkanNya menghadirkan kita di dunia, alasan yang mengantarkan kita menjadi abadi di sisi yang Maha Abadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s