my real community service!

Oh iya, ada satu hal lagi. Momen pergantian tahun ini juga membawa berkah tersendiri. Entah awalnya bagaimana, di akhir Desember kemarin, seiring semangat hidup yang baru sebagaimana saya tulis di atas, saya pun terpikir untuk memperjelas bantuan saya dan Elma untuk sebuah keluarga miskin yang telah saya jalani beberapa bulan terakhir. Keluarganya Teh Ika, tetangga saya.

Targetnya, gimana supaya dalam tiga dan empat tahun ke depan sudah ada perubahan yang signifikan dalam hidup mereka. Dari keadaan mereka yang sangat memprihatinkan saat ini, bisa menjadi keluarga yang benar-benar mandiri nantinya. Untuk itu saya menyusun berbagai rencana taktis yang bertahap dan benar-benar kongkrit.

Dan setelah di hari minggu sore, 30 Desember, kami bersama-sama ngobrol tentang target di atas, hari seninnya Indra, Silvi dan Ira datang ke rumah saya ngambil buku tulis untuk jadi diary mereka. Saya memang meminta mereka rutin menulis tentang hidup mereka. Malamnya, malam tahun baru, saya mendorong Berry dan David untuk memanfaatkan kesempatan dengan berjualan terompet. Alhamdulillah mereka mau. Malam itu pun mereka jualan cukup jauh sampai menjelang tengah malam, dan pulang membawa keuntungan yang lumayan.

Hari selasanya, mereka kedatangan tamu istimewa. Seseorang yang saya kenal baik sebagai orang yang baik banget, namanya Pak Iman Ardhajat. Beberapa waktu lalu saya datang ke rumah Pak Iman untuk bercerita tentang mereka. Saat itu saya bertanya, mungkin tidak kalau Berry atau David kerja di tempatnya. Alhamdulillah Pak Iman menyambut baik hal ini. Maka dia pun berkunjung ke rumah mereka.

Semula akan datang di sore hari, Pak Iman baru bisa tiba malamnya. Di tempat tinggal Teh Ika yang cuma berupa kamar ukuran 3×3 meter kami pun berbincang-bincang dengan akrab. Dalam kesempatan itu juga Pak Iman menyatakan bahwa Berry dan David bisa kerja di tempatnya. Bahkan beliau meminta Berry dan David sudah kerja di rumahnya di hari kamis.

Untuk itu, hari kamis kemarin, saya mengantar mereka ke rumah Pak Iman di Arcamanik. Pagi pagi jam 6 kami berangkat. Saya senang melihat pagi itu mereka begitu bersemangat. Sektiar setengah delapan kami tiba di tempat Pak Iman. Sampai di sini, tugas saya selesai. Lega rasanya. Hanya beberapa hari berselang sejak kami membuat target bersama, wujud nyatanya sudah mulai terlihat. Berry dan David sudah memulai hidup baru mereka sebagai manusia dewasa yang bekerja untuk mensejahterakan keluarganya.

Kalau teman-teman ingin tahu lebih jauh tentang hal ini, dan barangkali juga tergerak untuk ikut membantu, teman-teman bisa lihat lebih banyak di blog yang saya buat khusus : www.keluargatehika.wordpress.com. Dengan adanya blog ini, saya bisa senantiasa melihat dengan jelas wujud komitmen saya. Mudah-mudahan bisa terpelihara hingga perubahan hidup yang mereka impikan bisa terwujud sepenuhnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s