bu yeni dan pak bandang

fyuhh…
lama sekali tidak menulis di sini.
padahal mudah sebenarnya. tapi entah kenapa, selama ini selalu ada hambatan mood untuk nulis.
dan sebenarnya tiap hari ada saja kok yang bisa ditulis.
seperti hari ini.

pagi tadi, waktu berangkat ke salman, di jalan pasirkaliki saya menyaksikan kecelakaan lalu lintas. seorang ibu terkapar di tengah jalan, di sebelahnya tergeletak vario. Alhamdulillah tidak lebih dari itu, padahal pasirkaliki adalah jalan searah dengan kendaraan-kendaraan yang memacu kecepatan tinggi-tinggi.
sepertinya sih kecelakaan tunggal, bukan karena benturan dengan kendaraan lain.
saya menyimpulkan begitu karena beberapa meter sebelum letak jatuh sang ibu, ada sebuah batu besar di tengah jalan yang tampak tergesek ke aspal. Batu itu sebesar 2 kali batu bata. Besar sekali. Tampaknya sang ibu dengan motornya membentur batu itu dalam kecepatan tinggi. yang saya tidak mengerti.., bagaimana ada batu sebesar itu di tengah jalan yang ramai seperti ini…?

Menyaksikan sang ibu tergeletak di tengah jalan, saya pun menepi. Bersama orang-orang di tempat itu, kami mengangkatnya ke pinggir jalan. Sang ibu tak bisa bergerak sama sekali, meskipun masih sadar. Wajahnya penuh lebam, helmnya hancur. Syukurlah dia pakai helm penuh. Kalau tidak, entahlah…

Setelah melihat keadaan sang ibu cukup stabil, saya meluncur ke kantor polisi terdekat. Hanya 100 meter. Sampai di sana langsung melapor. Entah kenapa, entah emang kebiasaannya begitu, sang polisi penerima laporan tampak dingin-dingin aja tuh. Tau lah.
Setelah melapor dan tampak tidak ada respon, saya memutuskan kembali ke tempat kejadian. hehe.. tadinya sempat berfikir, setelah melapor saya bisa meneruskan perjalanan.

sekembalinya ke tempat kejadian, dan setelah menunggu-nunggu polisi dari kantor terdekat yang tidak datang-datang, melintaslah seorang polantas yang tampaknya cukup bertanggung jawab atas tugasnya. Tanpa diminta, dia menepi. Dan dengan sedikit memeriksa dia pun memutuskan membawa sang ibu ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Saya ikut mendampingi.

Sang ibu, namanya Yeni, dibawa ke instalasi gawat darurat. Sampai di sana langsung masuk ruang perawatan. Saya memberi keterangan secukupnya ke petugas jaga, sang polisi memeriksa tas sang ibu berharap menemukan nomor telepon yang bisa dihubungi. Alhamdulillah, nomor pertama yang dihubungi adalah nomor HP suami sang ibu.

Sekitar satu jam di RSHS, setelah sempat ngobrol-ngobrol dengan pak polisi, sang suami datang. Dengan wajah cemas. Saya dan pak polisi menemuinya,mengantar ke ruang perawatan, dan karena sang ibu sudah tertangani dengan baik kami pun berpamitan dengan sang suami.

Alhamdulillah. Sudah ada hal baik yang saya lakukan hari ini.
Yang menarik, ketika di tempat kejadian sang polisi meminta ada yang mendampingi RS, sebagian besar orang di sana keberatan. Sepertinya karena citra polisi yang kurang baik. Mungkin ada rasa khawatir kalau mendampingi justru akan ketiban repot yang lebih-lebih.

Syukurlah hal itu tidak benar. Syukurlah hari itu saya ketemu polisi yang baik.
namanya Pak Bandang.

Iklan

4 tanggapan untuk “bu yeni dan pak bandang”

  1. mas, mungkin mereka (orang-orang yang tidak bersedia menemani ke Rumah Sakit) memang benar-benar tidak ingin repot.

    Kemaren pas aku ke Jakarta buat demo, ternyata ketua kelompokku (dari Jogja uda dibagi kelompok”) kejang”, ayannya kumat, astaghfirullah, aku yang seharusnya demo, disuruh ngurusin mba nya. gapa sih, tapi aku bingung juga. di kota seluas dan sebesar jakarta semuanya jadi tambah buruk.

    orang” yang disekitar pada gamau bantuin aku yg ngbopoh mbanya. trus ambulan dateng bukannya menawarkan bantuan, tapi malah menyusahkan, karena mereka mendesak” biar dianterin ke rumah sakit, tapi aku gabisa, aku ga punya uang buat bayar rumah sakit diJkarta.
    pantesan banyak orang yg jarang ngbantuin org yg kecelakaan di kota besar. hah,,,

  2. assalamualaikum wr wb.

    senang menemukan blog akang.

    ditunggu tulisan-tulisan lainnya kang πŸ™‚

  3. untung polisina bageur…..jarang-jarang tah

    tulisan kang firman inspiring …..

    lamun tulisan saya nyieun ngakak hahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s