Alhamdulillah.. Ira ranking 1

Ira adalah salah seorang putri dari Keluarga Teh Ika, keluarga kurang mampu yang saya dampingi sejak lebih dari setahun lalu. Mereka keluarga miskin. Dan karena saya pikir sebagai tetangga saya berkewajiban melakukan sesuatu, saya memutuskan untuk mendampingi mereka. Kisah lebih lengkap tentang mereka bisa dibaca di blog khususnya.

dsc0709012

Ira saat ini sekolah di SMA 6 Cimahi, kelas 1. Dari sekian hal yang saya kerjakan dalam mendampingi keluarga Teh Ika, salah satu yang utama adalah membantu Ira melanjutkan sekolah ke SMA setelah sempat 1 tahun putus sekolah selepas lulus SMP.

Sejak awal, untuk bisa sekolah tidaklah mudah. Mulai dari melunasi tunggakan di SMPnya, mengurus surat keterangan tidak mampu sampai ke kelurahan, mendaftar ke SMA 6 Cimahi, sampai permasalahan DSP yang sangat besar (2 juta/siswa). Maka menyadari semua ini tidak mudah, begitu diterima di SMA 6, sejak itu juga saya menekankan padanya untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Untuk itu, sejak awal semester saya dan elma (istri saya) coba membantunya semaksimal mungkin, baik untuk belajar, maupun untuk hal-hal non-akademis. Bahkan secara formal saya menjadi Walinya dalam segala urusan sekolah. Harapan kami sederhana : selama SMA Ira harus punya prestasi. Kami yakin, prestasi di SMA akan memudahkan langkah dia selanjutnya.

Dan Alhamdulillah, hanya dalam satu semester, harapan kami itu ternyata sudah terwujud. Jauh lebih cepat dari yang kami harapkan. Senang sekali rasanya. Setelah membantunya rutin belajar seminggu tiga kali selama satu semester ini, pada hari sabtu kemarin (27 Des 2008) saya mengantar Ira dan Teh Ika untuk mengambil raport semester 1. Dan tanpa menduga apa-apa, begitu Teh Ika menerima raport, guru Wali Kelasnya menyampaikan selamat, karena ternyata nilai Iralah yang terbaik di kelasnya. Ya, Ira rangking 1. Di semester pertamanya.

Yang menerima raportnya di dalam kelas adalah Teh Ika. Saya dan Ira menunggu saja di luar kelas. Memang begitu seharusnya. Dan ketika Teh Ika keluar kelas, yang saya lihat pertama kali adalah matanya yang berkaca-kaca. Ketika saya masih menyimpan pertanyaan mengapa Teh Ika seakan hendak menangis, saat itulah Teh Ika mengatakan kepada saya dan Ira.. “Iranya rangking satu..”.

Sungguh, tidak menduga usaha kami dibalas Tuhan dengan begitu baiknya dan begitu cepatnya. Usaha Elma yang rutin mendampingi Ira belajar, langkah saya menangani berbagai urusan administrasi kesana kemari, dan kesungguhan Ira untuk disiplin belajar selama ini.

Hanya ini yang bisa kami katakan pada akhirnya. Alhamdulillah, terima kasih Tuhan. Kuatkan kami untuk berusaha lebih baik lagi di semester berikutnya. Sebuah anugrah yang begitu menguatkan kami di awal tahun yang baru.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s