Employee Engagement

Hari senin adalah hari penting untuk mereka yang sudah bekerja. Day of Truth. Hari dimana sesungguhnya semua tampak jelas. Apakah pekerjaannya saat ini adalah jalan hidup yang akan terus ditempuh, atau justru yang harus segera ditinggalkan. [Hidup ini hanya sekali, jalanilah di tempat yang tepat :)]

Di dunia kerja, ada yang bangga dan bahagia dengan profesi atau perusahaannya, tapi tidak sedikit yang justru tak suka dengan tempat kerjanya. Masalahnya, faktor suka atau tidak suka ini kemudian sangat mempengaruhi kinerja orang tersebut maupun tim di mana dia tergabung. Lebih jauh lagi, hal ini akan sangat mewarnai budaya sehari-hari di kantor, dan pada akhirnya menentukan perkembangan karir.

Kebahagiaan seseorang atas pekerjaan dan perusahaannya ini sekarang banyak disebut sebagai Employee Engagement. Nah, kira-kira apa yang paling mempengaruhi Engagement ini? Apakah Gaji? Hasil riset menunjukkan ternyata besaran gaji bukanlah faktor yang penting :). Gallup International yang melalukan riset kepada lebih dari 2 juta karyawan di seluruh dunia menemukan ada 12 faktor yg mempengaruhi Engagement ini, dan gaji bukanlah salah satunya. Hahaha. Kali ini saya akan bahas 3 saja. Ini 3 faktor yang basic.

Faktor pertama : KEJELASAN. Apakah begitu masuk perusahaan baru, sebagai staf baru anda dapat kejelasan tentang tugas dan ekspektasi perusahaan atas kinerja anda? Kejelasan tentang dua hal tersebut kan sangat mendasar. Tanpa dua hal itu, bagaimana anda mau bekerja? Tapi jangan dikira anda pasti mendapat kejelasan itu di awal kerja. Banyak perusahaan tidak memberikan hal itu. Saya yakin di antara teman-teman ada juga yang sudah pernah mengalami.

Di banyak perusahaan, tidak sedikit yang menganggap bahwa sejak awal anda harus mengerti sendiri apa yang harus dilakukan. Ada perusahaan yang sengaja menciptakan ketidakjelasan untuk menguji “kemampuan anda utk cepat belajar”, bahkan ada yg simply membudayakan ketidakjelasan itu hanya untuk ngebully orang baru. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan yang Excellent memberikan kejelasan ini dengan sangat baik sejak awal. So you can have a good start. Good start & Clear Expectation ini membuat karir dan kinerja anda jelas arah dan targetnya sejak awal. Kita pun merasa didukung oleh perusahaan karena ditempatkan pada posisi dan situasi yang kondusif.

Faktor kedua adalah RESOURCE. Apakah anda mendapat faktor-faktor pendukung utk bisa mengerjakan tugas & memenuhi ekspektasi yang dijelaskan di awal? Disini kita bisa jelas-jelas merasakan apakah kita dipermudah atau dipersulit utk kerja. Apakah perusahaan ini kondusif atau tidak. Apakah kita ada di perusahaan yang sehat atau tidak. Dari sinilah mulai muncul cerita bagus atau jelek tentang tempat kerja kita masing-masing. Mulai tumbuh rasa senang atau kecewa sama kantor.

Nah faktor yg ketiga ini favorit saya, pembeda apakah company ini tepat atau tidak untuk karir jangka panjang kita : Oportunity to do what you do best everyday! Lebih jelasnya : Apakah tugas/peran yang anda miliki di kantor memberikan kesempatan pada anda untuk menggunakan kemampuan terbaik anda setiap hari? Kalo kemampuan terbaik anda adalah berinteraksi dengan orang yang baru dikenal, apakah anda dapat kesempatan melayani tamu perusahaan setiap hari atau justru sepanjang hari harus terus-terusan mengurus administrasi belaka? Kalo kemampuan anda adalah memunculkan ide-ide baru untuk membuat Inovasi, apakah anda dapat kesempatan itu di Lab? atau hanya terus-menerus harus melakukan prosedur standar penelitian yang sudah ‘basi’?

Tidak sedikit orang yang asal mendapatkan pekerjaan atau asal melamar ke sebuah perusahaan. Yang terjadi akhirnya justru salah posisi kerja karena pemikiran yang penting punya pekerjaan dan gaji, atau cuma karena mengikuti background kuliah. Ketika pekerjaannya sudah cocok dengan asal-usul jurusan, maka sudah merasa pas, dan semua kesulitan di tempat kerja diterima sebagai “tantangan yang sudah seharusnya”. Coba deh pikirkan lagi. Apakah tidak terpikir untuk mendapatkan tempat terbaik dalam bekerja? Hidup hanya sekali, dan sebagian besarnya terisi oleh karir anda. Dengan memiliki peran yang memberi kesempatan untuk menggunakan kemampuan terbaik anda tiap hari, bukan saja kinerja jadi selalu keren, tapi anda bisa merasa puas dan hebat setiap hari! Dan anda pun pasti jadi senang pada perusahaan yang memberi kesempatan dan mendukung anda dapat pengalaman kerja seperti itu. Itulah Engagement. Dari Engagement ini anda bisa memperoleh kebahagiaan karir.

Karena itu jadi penting untuk kita tahu betul apa kemampuan terbaik kita. Suatu gabungan unik dari 3 faktor : Skill, Knowledge, dan Talent. Skill dan Knowledge adalah apa yang anda dapatkan di dunia pendidikan, sedangkan Talent adalah sisi kepribadian yang unik dan unggul, yang sudah ada dan permanen dalam diri anda. Setelah mengetahui hal tersebut, cari tempat kerja yang memberikan ruang dan peran yg tepat. Untuk teman-teman yang mau mulai melamar kerja, please, jangan random kalo milih tempat kerja.

Kalo ga ada juga tempat kerja yang cocok? Gimana kalo bikin sendiri aja? Anda bisa bikin tim yg kompak, make your own team and company, di mana anda bisa mengekspresikan Talent dan Passion anda. Tentu saja setelah anda mengenali dan yakin apa sebenarnya Talent anda. Well, that’s another part of Career Preparation. That’s what I do, helping people to know what their Talents are 🙂

That’s All. Live Your Authentic Career, Live Your Authentic Life 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s