Hidup dengan Totalitas

Sejak kecil saya mulai mempelajari bahwa kesediaan untuk merasakan kelelahan lebih dari yang biasa ditoleransi orang lain membantu saya meraih hasil yang lebih baik dari yang didapatkan orang lain. Begitu juga kesungguhan untuk mengerjakan sesuatu dengan kadar lebih dari apa yang lazimnya dikerjakan orang akan membawa saya sampai di kedalaman yang lebih dari apa yang dicapai orang lain.

Seperti waktu lomba marathon anak-anak saat agustusan. Kesediaan untuk memaksa diri bertahan merasakan otot yang tegang dan dada yang panas membuat saya berlari lebih jauh dan lebih cepat. Saat main di hutan ketika saya tinggal di Papua, dorongan untuk menelusuri jalur baru yang tidak pernah dilewati orang memberikan pengalaman tersendiri yang tidak dialami oleh teman-teman saya ketika itu.

Saat lulus SD dan baru saja jadi warga Semarang, dengan sepeda saya berkelana sejauh kaki bisa mengayuh. Menempuh jalan-jalan kota Semarang yang lurus dan lebar, dari timur sampai barat, lalu keliling ke utara dan selatan. Hal ini terus saya lakukan hingga bertahun-tahun berikutnya, dan membantu saya memiliki pemahaman yang baik akan kota ini.

Saat SMA, ketika keseharian bergeser dari bermain di alam terbuka jadi sibuk di tengah interaksi manusia, dorongan yang sama membuat saya menyelami organisasi sedalam yang saya bisa. Melakukan apa yang belum dilakukan oleh generasi sebelumnya. Memikirkan apa-apa yang belum pernah dipikirkan sebelumnya. Mempelajari dan memperdalam sejauh yang saya mampu sebagai remaja SMA.

Cara-cara itu kemudian jadi kebiasaan. Menekuni sesuatu semaksimal yang bisa saya lakukan. Mempelajari, mengkaji, memahami, mencoba, melibatkan diri, menyelami, bereksperimen, menginvestasikan waktu, tenaga, dan pikiran. Semua itu dilakukan semaksimal mungkin, sejauh yang bisa dipikirkan dan dilakukan. Seperti menginjak pedal gas mobil sedalam mungkin, atau mendaki gunung sampai ujung puncaknya yang paling tinggi. Tidak setengah-setengah. Totalitas dalam setiap pilihan, pemikiran, dan kesibukan.

Tentu ada konsekuensinya. Hidup dengan totalitas seperti itu menuntut saya selalu membuat pilihan yang jelas. Apa yang saya sukai dan bisa saya selami sedalam mungkin, akan saya tekuni sebagai isi dari hidup saya. Apa yang saya tahu tak bisa diselami dalam-dalam, akan saya lepas. Saya tinggalkan.

Saat kuliah pola ini lebih nyata. Menjadi penggiat organisasi adalah pilihan saya. Memulainya dari Himpunan Mahasiswa Biologi ITB dan Karisma Salman, hidup saya selama 7 tahun lebih di kampus sepenuhnya dihabiskan di organisasi, dengan sebagian besarnya di KM ITB. Ini benar-benar pilihan sadar. Saya jalani dengan totalitas. Dan memang untuk itu saya melepaskan banyak hal. Mulai dari ‘melepaskan’ hobi fotografi saya dan meninggalkan Liga Film Mahasiswa, merelakan Paduan Suara menjadi kenangan indah saja, dan bahkan, meski kuliah dijalani hingga lulus, ternyata saya memang melepaskan Biologi (Belakangan saya baru sadar, ternyata saya sudah “melepaskan” Biologi sejak kuliah tingkat 3).

Dan setelah semua pembiasaan itu, saya mempelajari sesuatu. Hanya dalam totalitas saya bisa mengetahui nilai sesungguhnya dari sesuatu. Hanya dengan totalitas saya bisa memahami diri sendiri, hanya dengan totalitas saya bisa memahami dan mengalami sesuatu secara utuh. Hanya dengan totalitas saya bisa “hadir sepenuhnya” dalam hidup saya saat ini, dan dengan itu mendapatkan semaksimal mungkin “isi” dari setiap apa yang saya ingin ambil dari kehidupan ini.

Benar, ada kekelahan yang harus dibayar. Ada usaha-usaha ekstra yang harus dilakukan. Ada waktu dan alur yang lebih tak tentu. Namun yang saya rasakan, dalam totalitas, dalam kerelaan untuk merasakan kelelahan saat melakukan apa-apa yang tidak diupayakan oleh orang lain, ada hidup yang nyata, senyata-nyatanya. Dan karenanya saya merasa sangat puas, bersyukur akan semua yang sudah saya jalani. Serta tentu saja, itu juga karena semua usaha ekstra itu selalu memberikan hasil yang lebih dari sepadan.

Maka cobalah melangkah lebih jauh dari biasanya. Jika bisa, hingga ujungnya. Bisa jadi semuanya sebenarnya sederhana. Hanya saja kelelahan bisa menguji kesungguhan. Seperti menempuh perjalanan di Tembok Besar Cina dari ujung ke ujungnya. Sesungguhnya apa yang harus dilakukan sederhana saja : berjalan. Yang menjadikannya luar biasa adalah karena kita tahu betul bahwa itulah yang “tidak setengah-setengah”. Itulah Totalitas.

Iklan

3 thoughts on “Hidup dengan Totalitas”

  1. VIPQIUQIU99.COM AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA

    Kami VIPQIUQIU99 AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA mengadakan SEO Kontes atau Kontes SEO yang akan di mulai pada tanggal 20 Januari 2017 – 20 Juni 2017, dengan Total Hadiah Rp. 35.000.000,- Ikuti dan Daftarkan diri Anda untuk memenangkan dan ikut menguji kemampuan SEO Anda. Siapkan website terbaik Anda untuk mengikuti kontes ini. Buktikan bahwa Anda adalah Ahli SEO disini. Saat yang tepat untuk mengetest kemampuan SEOAnda dengan tidak sia-sia, hadiah kontes ini adalah Rp 35.000.000,-

    Tunggu apa lagi?
    Kontes SEO ini akan menggunaka kata kunci (Keyword) VIPQIUQIU99.COM AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA Jika Anda cukup percaya akan kemampuan SEO Anda, silahkan daftarkan web terbaik Anda SEKARANG JUGA! Dan menangkan hadiah pertama Rp. 10.000.000. Keputusan untuk Pemenang Akan di tentukan dengan aturan kontes SEO yang dapat dilihat di halaman ini.

    Tunggu apa lagi? Ikuti kontes ini sekarang juga!

    CONTACT US
    – Phone : 85570931456
    – PIN BB : 2B48B175
    – SKYPE : VIPQIUQIU99
    – FACEBOOK: VIPQIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s