Arsip Kategori: Talents Mapping

sharing sesi konsultasi dengan klien, tulisan tentang konsep, informasi, dan penerapan Talents Mapping

Gallup Talents Theme 2 : Activator

Seorang Activator cepat dalam bertindak. Mampu mengubah pikiran, ide, dan rencana menjadi sesuatu yang nyata dengan kemampuannya mengambil langkah segera.

Tidak suka dengan perencanaan bertele-tele? Ingin langsung bertindak kalau ada ide? Senang memeriksa bagus tidaknya sebuah peluang dengan cara langsung mengambilnya tanpa khawatir resiko rugi dan gagal?

Berarti anda adalah seorang Activator.

Seorang Activator memiliki spontanitas dalam bertindak. Ia dapat membuat sesuatu terjadi dengan mengubah pikiran, ide, rencana menjadi tindakan. “Kapan saya dapat segera mulai?” Pertanyaan ini yang terus-menerus terlontar dalam pikirannya dan tidak sabar untuk segera memulai sesuatu.

activatorSeorang Activator juga berani mengambil tindakan walaupun informasinya tidak memadai karena baginya bertindak adalah cara terbaik untuk belajar. Toh kesalahan pun merupakan bagian proses belajar. Pemikirannya objektif, tidak banyak mengandalkan asumsi, lebih menyukai pembuktian dan melihat kenyataannya langsung.

Jika anda seorang Activator, anda perlu mencari pekerjaan yang membuat anda berpeluang untuk mengatur kegiatan sendiri. Anda cocok bermitra dengan orang-orang dengan bakat focus, strategic, futuristic, dan analytical. Mereka akan menjadi orang-orang yang membuat anda berpikir dan merencanakan sesuatu. Anda akan belajar lebih efektif dari pengalaman daripada teori atau konsep. Karena itu anda disarankan untuk memperbanyak aktivitas.

Dunia bisnis adalah dunia yang paling cocok buat anda. Kecepatan anda bertindak menjadikan anda mampu menangkap peluang dan memanfaatkan momentum. Carilah partner, bangunlah sebuah usaha. Tidak ada jaminan anda akan langsung berhasil. Namun dalam jangka panjang, disamping beberapa kegagalan yang mungkin terjadi, anda akan berhasil membangun beberapa bisnis yang dalam waktu yang sama tidak mampu dihasilkan oleh mereka yang terlalu perfeksionis.

Anda bisa belajar banyak dari figur Richard Branson, seorang pengusaha multinasional. Dia sosok Activator sejati. Memulai bisnis Maskapai Penerbangan ‘hanya’ karena mengalami pembatalan penerbangan di mana sebagai penumpang ia sangat membutuhkan penerbangan tersebut. Simak ceritanya di sini http://www.muhfirman.com/2015/06/09/a-story-of-an-activator-richard-branson/

Gambaran Richard Branson mirip dengan anda? Untuk memeriksa apakah anda seorang Activator, silahkan lakukan Assessment Talents Mapping Online melalui http://www.muhfirman.com/assessment. Dengan assessment ini anda tidak sekedar mengetahui apakah Activator adalah bakat kuat anda, namun juga bisa mengetahui apa saja 7 Bakat terkuat anda, dan apa saja aktivitas atau peran yang sesuai untuk menjadi jalan karier anda.

Selain itu anda juga akan mengetahui apa saja Bakat yang lemah dalam diri anda sehingga membantu anda memahami mengapa ada hal-hal yang secara alami justru terasa sulit bagi anda, dan bagaimana mengelola serta mensiasatinya.

Setelah anda dapatkan hasilnya, yuk kita bahas bareng sampai mendetil dan berguna untuk karier dan hidup anda.

Iklan

Gallup Talents Theme 1 : Achiever

Seorang Achiever adalah pribadi dengan stamina tinggi dan selalu bekerja keras. Motivasi dan kepuasan hidupnya berasal dari kesibukan dan keberhasilan yang diperoleh setiap hari.

Merasa punya energi yang begitu besar untuk selalu sibuk mengerjakan sesuatu? Dan di saat yang sama sesibuk apapun kemarin, di awal hari justru sering merasa kembali mulai dari nol? Sering dinilai orang sebagai seseorang yang terlalu ambisius?

Bisa jadi itu karena anda adalah seorang Achiever.

Orang yang memiliki bakat Achiever memang sangat menikmati kesibukan untuk menghasilkan sesuatu. Ia tidak pernah puas dengan apa yang telah diperolehnya sekarang. Memiliki semangat yang kuat untuk berbuat lebih banyak dan agar bisa meraih sukses lebih banyak lagi. Dan itu semua seringkali diukur dalam hitungan hari.

Lanjutkan membaca Gallup Talents Theme 1 : Achiever

TALENT – Apa Artinya dan Apa Pentingnya

Potensi diri, kecerdasan, dan kepribadian adalah kualitas yang kita dapatkan melalui proses pertumbuhan sejak kecil hingga dewasa, dan semua potensi itu adalah modal terpenting kita untuk menciptakan kehidupan pribadi maupun profesional yang berkualitas.

Talent adalah salah satu hasil nyata dari perkembangan tersebut. Talent adalah pola pikir, perasaan, dan perilaku kita yang produktif. Talent juga adalah wujud nyata dari bagaimana otak kita telah tumbuh dan terprogram secara unik dan permanen.

Pada setiap orang dewasa, dapat dipastikan ada beberapa Talent yang telah berkembang dengan sangat baik. Artinya setiap orang sebenarnya memiliki modal untuk memiliki kinerja dan produktivitas yang excellent dalam profesi atau karier yang spesifik. Syarat mutlaknya adalah dengan menjalankan peranan yang sesuai dengan talentnya. Dalam aktivitas dan peranan yang sesuai dengan Talent, setiap orang akan mampu menghasilkan kinerja dan produktivitas optimum dengan mudah, ringan, dan menyenangkan, karena semua sudah benar-benar sesuai dengan pola pikir, perasaan, dan perilakunya. Jadi untuk menghasilkan kinerja terbaik seseorang hanya perlu “menjadi dirinya sendiri”.

Lanjutkan membaca TALENT – Apa Artinya dan Apa Pentingnya

3 Faktor Pendukung Karier

Kawan, apa sih yang kita pake untuk mengukur sebuah karir? Gaji? Nama baik/besar perusahaan? Prospek masa depan? Ini sih kalau bicara dari kulitnya. Kalau bicara isi, ukurannya ada 2: perusahaan mengukur kinerja, kita mengukurnya dari kepuasan/kebahagiaan. Jadi sama-sama bicara tentang kerjaannya, produktifitasnya.

Nah, kita akui kuliah itu kan untuk kerja. Benar? Tidak harus di perusahaan sih. Jadi peneliti, jadi praktisi, jadi akademisi, itu semua kerja. Karena itu ketika kuliah kita ngumpulin ‘bahan’ untuk jadi expert agar bisa kompeten. Yang bisa kampus sediakan adalah Knowledge dan Skill. A bunch of it.

Dua faktor ini penting banget. Gak mungkin mulai kerja tanpa 2 hal ini. Banyak sarjana yang jobless karena meski udah tau banyak, gak skillful. Jadi sampe di sini catatan pentinnya adalah : jangan cuma ngumpulin IP lewat kuliah dan ujian. Latih juga skill di Lab, Project, Unit, Himpunan.

Dan ternyata, 2 faktor itu pun toh gak cukup untuk jadi expert kalo kita bicara karir yang benar-benar excellent. Karena ada dua faktor lain yang lebih menentukan, yaitu : quality dan endurance.

Lanjutkan membaca 3 Faktor Pendukung Karier

Adaptability

Runner crossing finish line

Melakukan tugas sesuai dengan apa yang diterimanya di saat itu. Dapat menyesuaikan dirinya terhadap perubahan-perubahan yang tidak direncanakan dengan senang hati.

Hidupnya sesuai dengan situasi saat itu walaupun rencananya berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perubahan bukanlah musuhnya melainkan temannya.

Jika Anda memiliki Talent ini, Anda akan bosan dengan peran-peran yang terstruktur dan kaku seperti sekretaris, atau akuntan. Untuk memfokuskan diri pada pengembangan diri sendiri, hindari adanya pihak lain yang memanfaatkan bakat Anda. Anda akan cocok untuk karir seperti jurnalis, customer service, ahli menangani keadaan darurat. Orang-orang dengan bakat seperti focus, strategic, dan belief, akan cocok menjadi mitra Anda. Saat menghadapi tugas yang sifatnya rutin, carilah cara agar bisa menciptakan permainan yang mengasyikkan dalam mengerjakannya.

Orang dengan bakat ini akan dengan mudah menyesuaikan diri dalam tim manapun. Ia dapat menciptakan suasana yang hidup dalam tim. Ia cocok untuk penugasan yang selesai dalam waktu singkat. Jangan berikan padanya tugas-tugas yang sifatnya rutin dan berulang.